Skip to Content
Loading...
Nur Imamah
Nur Imamah
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Pembinaan Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Cepu, Perkuat Komitmen Guru Muhammadiyah

 



Cepu, 19 September 2026 — Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cepu menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Guru Muhammadiyah pada Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan berlangsung di Aula SMK Muhammadiyah 2 Cepu (SMK MUDA Cepu) dan diikuti oleh para guru serta tenaga kependidikan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan.

Kegiatan pembinaan menghadirkan Ustadz Sofyan, S.HI., dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Blora sebagai pemateri. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman sekaligus komitmen guru dalam menjalankan amanah pendidikan di lingkungan Muhammadiyah.

Dalam pembinaannya, Ustadz Sofyan menyampaikan sejumlah pesan penting untuk guru Muhammadiyah. Menurutnya, menjadi guru Muhammadiyah bukan hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas mengajar, tetapi juga menyangkut niat, peningkatan kapasitas diri, serta komitmen terhadap nilai-nilai Islam dan perjuangan Muhammadiyah.




Pesan pertama adalah meluruskan niat. Guru Muhammadiyah diharapkan senantiasa menempatkan tugas mendidik sebagai bagian dari ibadah dan amanah. Dengan niat yang lurus, aktivitas pendidikan tidak semata-mata dipandang sebagai pekerjaan, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian dan kontribusi dalam mencerdaskan generasi.

Pesan kedua, guru Muhammadiyah perlu meningkatkan wawasan, keterampilan, dan kompetensi sebagai pendidik. Perkembangan zaman menuntut guru untuk terus belajar dan beradaptasi. Guru diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan yang telah dimiliki, tetapi terus mengembangkan kemampuan agar mampu memberikan pembelajaran yang relevan dan bermutu bagi peserta didik.

Selanjutnya, guru Muhammadiyah diingatkan untuk memurnikan akidah. Pemahaman akidah yang kuat menjadi landasan penting bagi seorang pendidik dalam menjalankan tugasnya. Guru diharapkan mampu menjaga keyakinan dan menjadikan nilai-nilai tauhid sebagai bagian dari kehidupan pribadi maupun dalam proses pendidikan.

Pesan berikutnya adalah kembali kepada As-Sunnah. Guru Muhammadiyah diharapkan menjadikan Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai pedoman dalam kehidupan, sekaligus terus berupaya memahami dan mengamalkannya secara baik dalam menjalankan peran sebagai pendidik.

Adapun pesan terakhir adalah menjadi rahmatan lil ‘alamin. Guru Muhammadiyah diharapkan mampu menghadirkan sikap yang membawa manfaat, kedamaian, dan kebaikan bagi peserta didik, lingkungan sekolah, masyarakat, serta kehidupan yang lebih luas. Nilai tersebut diwujudkan melalui keteladanan, kepedulian, sikap saling menghargai, dan semangat memberikan manfaat bagi sesama.

Kelima pesan tersebut menjadi refleksi penting bagi para guru Muhammadiyah untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dari sisi spiritual maupun profesional. Guru tidak hanya dituntut memiliki kompetensi dalam mengajar, tetapi juga diharapkan mampu menjadi teladan dalam sikap dan perilaku.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Cepu berharap semangat belajar, pengabdian, dan komitmen para guru Muhammadiyah semakin kuat. Pembinaan secara berkelanjutan juga diharapkan dapat mempererat sinergi antarguru dan lembaga pendidikan Muhammadiyah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkemajuan, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK MUDA Cepu tersebut menjadi momentum untuk kembali menguatkan peran guru sebagai pendidik, pembimbing, sekaligus teladan bagi generasi penerus Muhammadiyah dan masyarakat.

Share

Related Posts

Post a Comment

Confirmation of Closure

Are you sure you want to close this video playback?